IlustrasiJakarta - Polisi akan menjalankan program Cyber Patrol menjelang pemilukada serentak di seluruh daerah.
Cyber Patrol ini untuk mengawasi arus media sosial agar tidak terjadi black campaigne. Karena media sosial memiliki kekuatan besar sebagai alat kampanye.
"Kita amati berita-berita di media sosial yang muncul. Apakah ada yang berbau SARA, akan ditelusuri. Kalau intens ada tujuan provokasi, kita akan tindak dan tangkap pelakunya," ujar Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Rikwanto di Gedung DPR, Kamis (29/9).
Cyber Patrol bekerja 24 jam nonstop di bawah Divisi Cyber Crime yang sudah dimiliki kepolisian. Saat ini sudah beroperasi di Polres, Polda, dan Mabes Polri.
Peran Cyber Patrol tidak hanya upaya pelacakan dan pengejaran, melainkan langkah preventif agar tidak menebar fitnah. Pasalnya akun media sodial sudah semakin merajalela.
"Yang rawan dari media sosial ini tidak jelas siapa yang bicara dan bicara apa. Karena banyak akun palsu dan nama-nama palsu," terang Rikwanto.
Cyber Patrol ini didukung peralatan canggih. Memiliki Commander Center dengan fasilitas yang mampu melacak identitas pelaku secara detail.
Polri berharap Cyber Patrol bisa mengurangi kampanye-kampanye yang bersifat menghasut dan melawan pihak lain. (imo)
loading...
Loading...
0 Response to "Polisi Berlakukan Cyber Patrol Jelang Pilkada"
Posting Komentar